Difitnah Jadi Tempat Pungli dan Transaksi Narkoba, Pemilik RM Putra Wali Tempuh Jalur Hukum

oleh -140 Dilihat
Suasana RM Putra Wali pasca difitnah jadi tempat pungli dan peredaran narkoba. Doto: ist
Suasana RM Putra Wali pasca difitnah jadi tempat pungli dan peredaran narkoba. Doto: ist

SUARANUSANTARA.ID Pemberitaan salah satu media online  dengan judul PUNGLI BERKEDOK RUMAH MAKAN OKNUM TNI DIDUGA PALAK SOPIR TRUK BATUBARA pada Kamis 17 Juli 2025. yang menerangkan adanya praktik Pungutan Liar (Pungli) sayang disayangkan lantaran hanya sepihak atau tanpa konfirmasi dengan pihak yang bersangkutan dalam hal ini oknum TNI AD.

 

Media online tersebut  menyebut, berdasarkan laporan sopir truk batu bara yang melintas di jalan lintas tengah, bahwa praktik pungli yang dilakukan oknum TNI AD itu dikemas rapi dalam sebuah rumah makan Putra Wali. Bahkan, selain pungli ada juga transaksi narkoba.

Baca juga :  DPO Kasus Penipuan dan Penggelapan Belum Ditangkap Polda Sumsel, Kuasa Hukum Bakal Lapor Ke Propam Mabes Polri

 

Menyikapi pemberitaan yang menjatuhkan nama baik instansi TNI AD, Ahmad, pemilik rumah makan Putra Wali ketika dikonfirmasi, membantah adanya Pungli terhadap sopir angkutan batu bara dan tidak ada transaksi narkoba seperti dalam pemberitaan tersebut.

 

“Beritanya ada di salah satu media online dan akun tiktok. Seharusnya dalam pemberitaan  jangan menuduh dan menyebarkan fitnah serta  kegaduhan. Saya akan  menempuh jalur hukum dan akan melaporkan akun tiktok nik RJ dan media jelajah.co ke pihak kepolisian dan dewan pers,” tegasnya.

Baca juga :  Jadi Reseller Sabu, Pria di OKU Timur Ditangkap, Supplier Diburu

 

Untuk itu, dalam waktu dekat dirinya akan  menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi dalam melapor ke pihak kepolisian dan dewan pers.

 

“Karena saya sangat tidak terima dengan pemberitaan itu, mereka tidak konfirmasi dulu sama saya. Mereka harus membuktikan dan mempertanggung jawabkan tulisannya. Mereka telah menyerang harkat dan martabat saya,” pungkasnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.