CAHAYANUSANTARA.ID Meski kondisi anggaran daerah sedang tidak baik, namun Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM, tetap memperhatikan dan memprioritaskan kesejahteraan masyarakatnya yang kurang mampu dan prasejahtera.
Terbukti, melalui Dinas Sosial Kabupaten OKU Timur, Bupati Enos menyerahkan berbagai macam bantuan Usaha Ekonomi Produktif untuk 354 masyarakat prasejahtera Tahun 2025, Jumat (3/10/2025) sore, di lapangan Koni Martapura.
Dalam kesempatan bahagia tersebut, Bupati Enos menyampaikan, batuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) merupakan salah satu program OKU Timur Maju Lebih Mulia.
“Program bertujuan bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKU Timur, yang miskin jadi prasejahtera dan prasejahtera menjadi kaya,” kata Enos.
Menurutnya, program UEP ini bukan hanya kerja kepala daerah, namun kerja seluruh kepala instansi termasuk Kapolres, Kajari dan seluruh pejabat terkait.
“Ini bukan hanya pekerjaan menyalurkan program saja, karena dinilai oleh pemerintah pusat melalui BPS. Jadi tingkat keberhasilannya bukan karena bupati saja tapi dari seluruh pimpinan di daerah,” jelasnya.
Oleh karena itu, Bupati berpesan kepada seluruh penerima bantuan supaya dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Sebab, tidak semua daerah ada program UEP karena tergantung dengan kemampuan keuangan daerah.
“Saya dan seluruh pimpinan instansi mendoakan agar bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan berkembang, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga kalian dan menekan inflansi daerah,” pungkasnya.
Kepala Dinas Sosial OKU Timur, Hanafi SE MM menjelaskan, bantuan UEP Tahun 2025 diberikan kepada 354 masyarakat di 10 Kecamatan yang tergabung dalam zona 1.
Bantuan ini mulai dari usaha konter, tukang cukur, pedagang sosis bakar, pedagang sembako dan beberapa pedagang lainnya.
“Anggaran bantuan ini dari APBD 2025. Total seluruhnya ada 665 penerima di 20 kecamatan dengan rincian zona 1 sebanyak 354 dan zona 2 sebanyak 311,” jelasnya.
Tujuannya, kata Hanafi, untuk pemberdayaan masyarakat agar dapat sejahtera dalam kehidupan sehari-hari serta mengendalikan inflansi daerah.
Sentara itu, Nur Aisyah, penerima bantuan dari Kecamatan Bunga Mayang mengaku, sangat terbantu dengan program tersebut.
“Jelas saya dan penerima yang lain sangat berterima kasih. Saya berjanji dan berusaha akan mengembangkan bantuan ini,” katanya. (*)









