Tiga Hari Pencarian di Sungai Wall, Jasad Padli Ditemukan Mengapung di Tumpukan Bambu

oleh -288 Dilihat
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Padli, Selasa (8/4/2025). Foto: istimewa
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Padli, Selasa (8/4/2025). Foto: istimewa

CAHAYANUSANTARA.ID Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, akhirnya Padli Pardinata (11), seorang siswa kelas 6 SD yang merupakan warga Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, yang tenggelam di sungai wall, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Selasa (08/04/25)

 

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin SE, selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam pelaksanaan operasi SAR ini saat diwawancarai mengatakan, bahwa korban telah ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Korban ditemukan mengapung di tumpukan bambu dalam kondisi meninggal dunia tepatnya di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan.lubuk Batang, sekitar radius 18 Km ke arah timur laut dari lokasi awal kejadian.

Baca juga :  OKU Selatan Run D’Ranau Bank Sumselbabel Sukses Meriahkan HUT OKU Selatan Ke-22

 

“Korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk dibawa ke rumah duka guna dilakukan proses pemakaman,” ujarnya.

 

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang Unit Siaga SAR OKU Timur, TNI/Polri, BPBD OKU , perangkat desa dan masyarakat dibagi menjadi 2 SRU.

 

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai wall dan melakukan manuver-manuver menggunakan perahu getek dan perahu fiber. Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu masyarakat serta penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai jelas Raymond

Baca juga :  Waspada! Diduga Semen Baturaja Palsu Seperti Sagu Beredar di Pasaran

 

“Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” katanya.

 

Diberitakan sebelumnya kejadian berawal pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama dua orang temannya bermain dan mandi di pinggir sungai wall tepatnya di dusun 5 desa gunung meraksa.

 

ketika sedang asyik mandi tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam. dua orang teman korban berusaha menolong namun gagal dan kemudian melaporkannya kepada warga sekitar.(HAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.